Juventus masih di puncak klasemen dengan jumlah poin 39 hingga pekan ke-16. AS Roma menyusul di bawahnya dengan selisih empat poin. Kemenangan di Juventus Stadium tentu saja akan memotong selisih poin tersebut dalam perburuan Scudetto Serie A.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dybala dibeli Juventus dari Palermo pada musim panas 2015 silam dengan mahar 32 juta euro. Penyerang berusia 23 itu pun segera menyatu dengan permainan tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut. Musim lalu, Dybala ikut mengantar Juventus meraih scudetto dengan torehan 19 gol yang ia cetak. Selain itu, Dybala pun menyumbang sembilan assist.
Diego Perotti (8) menjadi pilihan utama Luciano Spaletti untuk menunjang lini serang AS Roma musim ini. (REUTERS/Giampiero Sposito) |
"Anda bisa melihat dia adalah pemain berkualitas yang masih bisa berkembang. Namun saya tak pernah mengira akan perkembangan yang ia buat dari [saat bermain] di Palermo ke Juventus," sambung Perotti.
Musim lalu Perotti dipinjamkan AS Roma ke Genoa dan baru kembali di musim panas. Sejak bermain kembali di Roma, Perotti pun menunjukkan performa yang menanjak.
Perotti selalu menjadi pilihan utama pelatih AS Roma, Luciano Spaletti, dalam enam pertandingan terakhir. Dari enam pertandingan itu Perotti menyumbang dua gol dan tiga assist.
Penampilan apiknya pun diperlihatkan dalam dua partai berat terakhir di Serie A; melawan Lazio dan AC Milan. Dalam dua pertandingan itu AS Roma berhasil menang.
Jelang menghadapi Juventus, Perotti pun yakin timnya akan mampu menunjukkan betapa laparnya tim dengan julukan Serigala (I Lupi) tersebut.
"Kami bisa melakukannya, termasuk merebut scudetto," ujar Perotti.
"Kami tidak jauh tertinggal dan kami memiliki skuat yang komplet untuk memenangkan scudetto. Kami telah mengalahkan Napoli, Inter, dan AC Milan, dan sebuah tim yang bisa melakukan itu pantas untuk mendapatkannya [scudetto]." (kid)
Diego Perotti (8) menjadi pilihan utama Luciano Spaletti untuk menunjang lini serang AS Roma musim ini. (REUTERS/Giampiero Sposito)