"Saya mohon maaf kepada semuanya, karena kami belum bisa membawa pulang piala itu," kata Lilipaly dalam akun Instagram pribadinya.
"Tapi saya pikir, piala itu tidak terlalu penting karena piala hanyalah sebuah simbol. Yang terpenting adalah cara kita berjuang, kita semua bekerjasama demi negeri kita tercinta INDONESIA."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika menghadapi partai final, Lilipaly juga menatapnya dengan optimistis dan meyakini bahwa Indonesia bisa mengalahkan siapapun, termasuk Thailand yang datang ke Piala AFF 2016 dengan status sebagai juara bertahan,
Satu pelajaran yang menurutnya bisa diambil dari kegagalan ini adalah timnas Indonesia bisa merebut hati masyarakat Indonesia.
"Kita berhasil menyatukan seluruh masyarakat Indonesia bersama dan ini hanya terjadi di sepakbola, dan saya sangat bangga akan hal tersebut. Kita tidak butuh piala AFF dan semacamnya, yang kita butuhkan adalah kecintaan dan perjuangan sampai mati untuk membuat negeri lebih baik lagi dalam segala hal."
"Suatu hari kami akan bawa piala itu pulang."
(bac)