"Tapi sempat cerita sama Presiden (soal insiden kartu merah)," ujar Abduh usai diterima Presiden Jokowi di Istana Negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kan ketinggalan 0-2, jadi kita ingin mengejar skor. Pas bola out, saya mau mengambil bola, tapi bolanya malah dipegang dan dilempar ke belakang lagi," cerita Abduh.
Abduh mengaku mendapat dukungan dari PSSI terkait tindakan tidak sportifnya di final leg kedua. Sebelumnya, pelatih Alfred Riedl juga menganggap Abduh hanya merespons tindakan tidak sportif pemain Thailand.
"Mereka mendukung yang saya lakukan, karena itu kata mereka, karena kan posisi kita lagi ketinggalan. Kita ingin mengejar gol, jadi saya rasa dari pelatih sama dari PSSI mereka dukung saya," ucap Abduh.
Terkait makan siang dengan Jokowi, Abduh mengatakan mantan Wali Kota Solo itu memberikan saran untuk skuat Timnas Indonesia.
"Tadi Presiden cuma memberi saran, dia memberi kita bonus. Terus dia kasih nasihat untuk masa depan pemain nanti kalau setelah main sepak bola mau jadi apa. Jadi beliau menyampaikan selesai main bola mau jadi apa, seperti apa ke depannya," ujar Abduh. (vws)