Rinciannya, setiap pemain berhak menerima Rp200 juta, sedangkan ofisial mendapatkan Rp150 juta.
Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto menjelaskan pendistribusian bonus dilakukan secara dua tahap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalahnya, satu ada yang keliru nama dan dua lainnya menggunakan rekening istri. Tapi, pagi tadi sekitar pukul 10.30 WIB sudah dikirim untuk ketiganya juga untuk pelatih, asisten pelatih, dan ofisial tim," kata Gatot kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/12).
Dijelaskan Gatot, Presiden Jokowi menganggap keberhasilan Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2016 adalah momentum yang baik untuk masa depan sepak bola nasional.
Presiden, lanjut Gatot, menghendaki pencairan bonus dilakukan usai beberapa jam setelah pertemuan di Istana Negara.
Kebijakan ini dilakukan karena presiden bangga dengan nuansa kebangsaan yang tinggi karena perjuangan Timnas. Publik Indonesia bersatu tanpa membicarakan perbedaan dan lintas sektoral.
"Sebelumnya saya juga sebut paling lambat Januari pakai anggaran 2017. Tapi ini Presiden minta cepat dan kami pakai anggaran 2016 di Kemenpora. Kami juga berterima kasih atas bantuan Menteri Keuangan Pak Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung."
Ke depannya, Gatot berharap percepatan dalam pencairan bonus juga bisa terjadi di cabang olahraga lain. Namun, tentunya percepatan itu tetap berlandaskan peraturan.
Terkait besaran bonus, Gatot menjelaskan, jumlah Rp5,7 miliar ini merupakan jalan tengah yang bisa diberikan pemerintah. Meski tetap disetarakan dengan level bonus untuk event internasional di kawasan Asia Tenggara.
Sebelumnya, Presiden menginstruksikan agar menggelontorkan bonus senilai Rp12 miliar jika Timnas Indonesia menjadi juara AFF 2016. Karena hanya mencapai runner-up, pemerintah menggelontorkan bonus sekitar setengah dari ketetapan di awal.
"Kami sodorkan angka Rp3 miliar, naik jadi Rp4 miliar dan hanya dalam waktu sekitar 1,5 jam diminta Rp5,7 miliar net tanpa dipotong pajak," ujar Gatot.
Terpisah, bek Timnas Indonesia Abduh Lestaluhu mengatakan ia sudah menerima bonus tersebut. Ia pun masuk daftar 20 atlet yang langsung menerima bonus usai jamuan di Istana Negara.
"Kayaknya sudah, tapi saya belum cek sih. Saya tidak masalah, karena rekening saya pakai nama sendiri. Semalam juga sudah diminta KTP dan NPWP," ujarnya. (jun/har)