Sejauh ini, masih ada empat slot kosong di sejumlah tim F1. Satu tempat di Mercedes AMG Petronas Motosport, satu slot di Sauber, dan dua kursi di Manor Racing MRT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini kami masih terus mencari dan menghubungi pihak tim, tapi sampai sekarang belum ada kabar yang menjanjikan. Kalau sampai musim depan tidak balapan mungkin Rio mulai bekerja atau bantu usaha di Solo," kata Indah ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (21/12).
"Rio itu masih ingin sekali balapan, tapi kalau memang tidak ada sponsor ya sudah apa boleh buat," katanya menambahkan.
Sementara itu Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan belum ada pembahasan secara khusus di Kemenpora mengenai nasib Rio tahun depan.
"Karena kami tahu diri belum bisa bantu secara finansial. Tapi, tentu saja Kemenpora berharap Rio tetap berkiprah di musim 2017 dengan operator dan dana yang lebih baik," ujarnya melalui pesan singkat.
Rio Haryanto sempat menjadi harapan publik Indonesia untuk menyaksikan putra Tanah Air tampil di F1. Setelah karier Rio bersama Manor harus berakhir di paruh musim lantaran gagal melunasi sisa uang kontrak yang mencapai 7 juta euro.
Pihak Manor pun terpaksan mengambil keputusan untuk mengganti pebalap Indonesia itu dengan Esteban Ocon. (jun)