Pemuncak klasemen Liga Inggris saat ini, Chelsea, pun tak lepas dari skandal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, otoritas Liga Primer Inggris mengeluarkan pernyataan yang membersihkan klub dengan julukan The Blues tersebut.
Sebelumnya diklaim bahwa Chelsea harus menerima hukuman karena menyembunyikan hal ini termasuk dari EPL. EPL menegaskan bahwa Chelsea memiliki pakar independen yang melaksanakan audit secara penuh.
"Liga tidak memiliki alasan untuk menimbang tentang posisi Chelsea saat ini di dalamnya [klaim skandal pelecehan], namun, mnengingat keseriusan tuduhan, rasanya ini perlu diamati kembali lewat tindakan yang tepat," demikian lanjutan pernyataan EPL.
Sebagai peserta Liga Primer Inggris, EPL meminta Chelsea menyerahkan laporan kajian internal secara terinci termasuk pula rekam historis terkait masa terjadinya pelecehan. Chelsea disebut telah meluncurkan kajian internal setelah Johnson dan beberapa mantan pemain lain melaporkan mengenai skandal yang menimpa mereka oleh Eddie Heath pada dekade 1970an.
EPL menyatakan tim yang kini dimiliki taipan Rusia, Roman Abramovich, telah menyetujui permintaan tersebut. (kid)