Dalam rilis peringkat FIFA pada 22 Desember 2016, Indonesia berada di urutan ke-171, naik delapan peringkat dari sebulan sebelumnya. Kenaikan delapan peringkat itu pun menjadi yang paling signifikan dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, saat mengalahkan timnas Thailand dalam final leg pertama Piala AFF 2016, Indonesia mendapatkan tambahan variabel skor sebanyak 71.
Itu berbeda ketika timnas Indonesia mengalahkan Singapura yang tak terpaut jauh. Per November, Singapura berada di peringkat 159. Ketika timnas Merah Putih mengalahkan Singapura di fase Grup A Piala AFF, Indonesia mendapatkan pengali sebesar 50 yakni dari koefisien negara tetangga tersebutberdasarkan peringkat FIFA.
Itulah yang akhirnya membuat Indonesia naik signifikan. Pasalnya tim-tim yang menjadi lawan di fase grup, semifinal, dan final Piala AFF 2016 memiliki peringkat FIFA yang lebih baik dibandingkan Indonesia.
Peringkat 171 sebetulnya bukanlah yang terbaik. Sejak digelar pada 1992 silam posisi terburuk Indonesia di mata FIFA adalah 179. Itu pun terjadi akibat tak bisa bermain di laga persahabatan kalender FIFA selama disanksi setahun lalu.
Seperti dilansir dari situs resmi FIFA, rata-rata peringkat Indonesia adalah pada posisi ke-124 sejak penghitungan peringkat ini digelar. Titik tertinggi Indonesia di peringkat FIFA adalah di posisi 87 yakni pada 1998 dan 2001.
Penghitungan peringkat FIFA sendiri mulai digelar sejak 1992 silam. Saat penghitungan dimulai, timnas yang berada di puncak adalah Jerman. Sementara itu Indonesia berada di urutan ke-110. (bac)