Hal tersebut ditahbiskan lewat jajak pendapat (polling) yang dilakukan lewat akun Twitter CNNIndonesia.com (@CNNIndonesia) pada 22 Desember 2016. Lewat poling yang diikuti 779 pengikut tersebut sebanyak 82 persen mendukung para atlet yang akrab dengan sapaan Owi dan Butet tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di final bulutangkis ganda campuran Owi/Butet mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14 dan 21-12. Kemenangan itu sendiri terasa berarti dan bersejarah, karena partai final berlangsung saat Indonesia memperingati kemerdekaan yang ke-71 tahun.
Meski sempat menang 2-1 dalam laga leg pertama di Cibinong, 14 Desember 2016, timnas Indonesia kalah di leg kedua yang berlangsung di Bangkok, 17 Desember 2016.
Dalam polling yang dilontarkan lewat @CNNIndonesia, Boaz ada di tempat kedua dengan dukungan sebanyak 13 persen. Ia disusul Sri Wahyuni yang meraih medali perak dari Olimpiade Rio dari cabang olahraga angkat beban dengan nomor angkatan 48kg.
Eko Yuli yang juga menyumbang medali perak dari Rio berada di juru kunci. Pria kelahiran Lampung itu meraih medali perak dari cabang olahraga angkat beban dengan nomor angkatan 62kg.
[Gambas:Twitter] (har)