Anekdotnya sejak berakhirnya era skuat The Invincibes performa Arsenal di Liga Inggris selalu sama. Ketika awal musim, Arsenal akan menjadi favorit. Lalu melempem di setengah kedua paruh musim pertama. Dan, Arsenal kembali naik memasuki paruh kedua. Namun, kesempatan kembali bertaji di paruh kedua itu kerap sudah terlambat untuk mengejar titel juara Liga Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu-satunya gol Arsenal dicetak penyerang internasional Perancis Olivier Giroud pada menit ke-87.
Bukan hanya disiplinnya barisan pertahanan West Brom, ketangguhan kiper Ben Foster pun menjadi sorotan. Beruntung, di menit ke-87, Giroud yang menjadi starter untuk kali pertama musim ini, berhasil menyambut assist umpan silang Mesut Oezil di dalam kotak penalti.
Sukses meraih poin penuh itu tak bergerak di papan klasemen. Arsenal tetap di peringkat keempat, namun saat ini poinnya 37 atau sama dengan Liverpool yang belum memainkan laga pekan ke-18.
“Di rumah sendiri memang sudah semestinya menang, dan setelah dua hasil terakhir mengecewakan maka sangat penting kemenangan kali ini. Kami harus meraih tiga poin, hasil ini sangat membantu,” ujar Giroud seperti dikutip BBC Sport usai laga.
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal memang menggempur habis-habisan barisan pertahanan West Brom. Total ada 26 tembakan di mana 11 di antaranya tepat sasaran yang dilepas Giroud dkk.
Menurut Manajer Arsenal Arsene Wenger dirinya memasang Giroud sebagai starter karena paham dengan karakter pertahanan West Brom yang tangguh. Di sisi lain, Wenger menilai permainan cepat bola datar Arsenal sedang berada di titik jenuh dalam dua laga terakhir.
“Maka kami membutuhkan satu-satunya pemain dalam tim ini yang mampu melakukan perbedaan pada duel di udara," tutur Wenger seperti dikutip dari ESPN FC usai pertandingan. (kid)