Bonek yang datang ke Bandung itu disebut Koordinator Lapangan bonek Tubagus Dadang Kosasih akan menggunakan 20 bus dan sisanya menggunakan angkutan umum kereta api. Rencananya bonek-bonek itu akan berangkat dari Surabaya pada 6 Januari.
"Kami diminta untuk tidak ke Bandung. Tapi teman-teman bakal tetap berangkat. Ada yang pakai bus, jumlahnya sekitar 20 bus. Ada yang pakai kereta api. Total kurang lebih delapan ribuan bonek lah nanti," kata Dadang melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Rabu (28/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Edy tidak membicarakan apa-apa (hal penting buat bonek). Menurut saya, Pak Edy tidak berani ambil sikap. Yang saya harapkan minimal ada lah sedikit kalimat yang jelas. Tapi tidak ada jawaban apapun (terkait nasib Persebaya), padahal ada Iwan Budianto dan Joko Driyono juga," sebut Dadang.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menyebut keputusan yang akan diambil pihaknya terkait nasib Persebaya Surabaya tergantung sikap para suporter klub tersebut.
Sejak resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI di Kongres PSSI 10 November 2016 lalu, Edy tidak pernah menjanjikan bahwa pihaknya akan kembali menjadikan Persebaya sebagai bagian dari PSSI. Ia hanya mengatakan bahwa ia akan mencoba menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Tentunya, permasalahan itu akan diselesaikan sesuai dengan Statuta PSSI dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Pokoknya selama mereka masih macam-macam, jangan harap Persebaya muncul lagi selama saya jadi Ketua (Ketua Umum PSSI)."
"Kalau orang mau memikirkan yang baik-baik, harusnya baik-baik juga dong. Bonek ikut-ikut yang tidak benar, bubar boneknya. Beri tahu itu semuanya," pinta Edy. (bac)