"Prediksi saya mereka membutuhkan manajer yang lebih berpengalaman. Mereka telah belajar dari Bob Bradley yang sebelumnya tak mengetahui apa yang dibutuhkan untuk memimpin di Liga Primer," kata McQueen seperti dikutip dari Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa manajer yang kemudian menjadi manajer berpengalaman memulainya dari tim kecil, seperti Chris Coleman, Roberto Martinez, dan Harry Redknapp,” tukas McQueen.
"Giggs dalam situasi sulit. Dia butuh kerja untuk melangkah segera karena semakin lama dia berada di luar pertandingan, lebih sulit untuk bergabung," kata McQueen.
Saat bergabung dengan Swansea, kata McQueen, setidaknya Giggs memiliki kesempatan mengasah bakat analisis taktiknya di tingkat Liga Primer yang merupakan liga terketat di Eropa untuk saat ini.
Upaya pendekatan dari Swansea pun dibenarkan Giggs, meski mantan pemain timnas Wales itu sepertinya tak terlalu antusias menanggapi tawaran tersebut.
"Saya sedang menikmati tahun-tahun saya di luar, dan saya mendapatkan telepon dari Swansea," ucap Giggs.
"Saya bertemu mereka beberapa kali, namun pada akhirnya saya merasa ambisi mereka tidak pas bagi saya, jadi [tawaran] itu tak berhasil."
Selain Giggs kandidat lain untuk menggantikan posisi Bradley di Swansea adalah Alan Pardew dan Gary Rowett. (har)