"Kami akan menikmati Hart dan genggamannya, tapi kami tahu dia bukan pemain kami dan gajinya pun sulit dipenuhi oleh kami," kata Presiden Torino, Urbano Cairo, kepada La Stampa seperti dikutip dari Goal.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hart memilih dipinjamkan ke Torino karena tak mendapatkan tempat di bawah mistar gawang Manchester City yang kini diasuh Pep Guardiola. Manajer asal Spanyol itu lebih memilih Claudio Bravo yang direkrut dari Barcelona sebagai kiper uutama.
Kini, setelah 18 pekan, Torino berada di peringkat delapan Serie A dengan delapan kemenangan, empat seri, dan enam kali kalah. Cairo mengatakan timnya sedang membidik tiket zona Eropa, dan ia berharap Hart bisa membantunya.
"Namun, satu yang pasti adalah menyeimbangkan pembukuan," tutur Cairo yang bisa diartikan merasionalkan pengeluaran.
Hart sendiri berpeluang kembali ke Inggris. Namun, tujuannya mungkin bukan Manchester City. Di jendela transfer musim dingin ini setidaknya Hart telah dikaitkan dengan dua tim yakni West Ham United dan Liverpool.
Untuk Liverpool, legenda klub tersebut Jamie Carragher sudah menyarankan agar manajer The Reds Juergen Klopp mendatangkan Hart.
"Bila saya jadi Klopp dan berpeluang mendapatkan Hart, saya akan melakukannya. Liverpool memiliki masalah di sektor penjaga gawang. Alasan (Loris) Karius datang adalah karena Simon Mignolet tidak cukup bagus, namun kemudian hal yang sama terjadi," ujar mantan bek sekaligus wakil kapten Liverpool, Jamie Carragher seperti dikutip dari Sky Sports. (har)