Namun, niatnya itu akhirnya berubah lantaran keberadaan sang manajer baru Antonio Conte di skuat The Blues. Ya, Conte lah yang berusaha meyakinkan agar dirinya tidak pergi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasa cinta itu yang membuat Costa akhirnya mengurungkan niat untuk pergi ke Atletico.
Kata-kata motivasi Conte juga berhasil membuatnya yakin untuk tetap bertahan di Chelsea.
"Sangat penting juga bahwa manajer (Conte), dari awal sekali berkata bahwa ia amat mengandalkan saya," tutur Costa.
"Kebenarannya adalah manajer sangat baik dengan para pemain, setiap kali ia bercanda dengan para pemain dan itu bagus buat kami. Kami memiliki manajer yang bukan hanya menjadi bos, tapi orang yang bisa diajak bicara secara personal."
Menurutnya, manajer andal seperti Conte yang mampu mendukung para pemain dalam situasi sesulit apapun, amat dibutuhkan Chelsea.
"Ia sangat tenang dengan para pemain dan Anda bisa lihat banyak orang menyukainya."
Costa memang kembali berubah menjadi bomber yang menakutkan musim ini. Total sudah 14 gol dari 18 kali penampilannya di Liga Primer Inggris musim ini.
"Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya tahu ketika saya tampil buruk, lalu saya berpikir lagi dan memperbaiki kekurangan," terangnya.
"Di Liga Primer Inggris tak kenal ampun. Terlalu banyak waktu (membawa bola) terlihat bahwa wasit seperti melawan kami." (bac)