"Yang bagus kami pertahankan, prestasi yang belum kelihatan kami lakukan perubahan untuk diperbaiki," kata Susy saat pengumuman penghuni pelatnas di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Susy mengakui proses peningkatan prestasi tunggal putri membutuhkan waktu minimal dua hingga tiga tahun ke depan.
Selain menetapkan pemain utama, PBSI juga mengikutsertakan pemain pratama. Hingga kini slot pemain pratama menyisakan dua tempat dari total 14 slot yang ditetapkan.
Meski demikian PBSI belum menentukan komposisi pelatih utama tunggal putri. Sementara Minarti Timur telah didaulat sebagai asisten.
Susy mengaku tak ingin salah pilih menunjuk pelatih tunggal putri. Mengingat fokus utamanya adalah meningkatkan prestasi yang selama ini terkesan melempem.
PBSI mengaku sudah mengerucutkan dua nama dari empat kandidat yang dimiliki. Namun, keputusan belum bisa diumumkan dalam waktu dekat ini.
"Sudah ada nominasinya. Ada empat nama dan sudah diseleksi jadi dua nama. Sekarang sudah hampir final, tinggal ditentukan saja. Kemungkinan bulan depan baru bisa saya sebutkan namanya."
"Kriterianya juga masih sama, yang pasti kami mau nama yang keluar yang baik yang bisa menghasilkan prestasi," pungkasnya. (jun)