“Pada musim 2016 dia terlihat fokus, hasil tes membuatnya tenang, tapi dia tidak bisa santai seperti biasanya,” ujar Galbusera seperti dilansir Motorsport.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Galbusera memastikan pola pikir Rossi sudah berubah memasuki musim 2017. Terlebih Rossi sudah tidak akan menjadi rekan setim Jorge Lorenzo setelah pebalap asal Spanyol itu memutuskan hengkang ke Ducati.
Musim lalu Rossi untuk kali ketiga beruntun hanya mampu menjadi runner-up MotoGP. Meski berhasil mengalahkan Lorenzo di klasemen akhir, namun pebalap 37 tahun itu dikalahkan Marquez yang menjadi juara dunia.
MotoGP 2016 menjadi salah satu musim terburuk Rossi di klasemen primer Grand Prix bersama Yamaha. The Doctor hanya mampu meraih dua kemenangan dan empat kali gagal finis. (har)