"Ini rancangannya ya, karena regulasinya belum diketok. ISL (Liga Super Indonesia) itu pelatihnya harus lisensi A-AFC atau yang setara," kata Joko di sela-sela Kongres Tahunan PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (8/1).
Permasalahan lisensi memang membelit sejumlah pelatih yang sebelumnya menangani klub-klub Indonesian Soccer Championship. Para pelatih yang mengambil lisensi di Amerika Selatan, seperti pelatih Persipura Jayapura Angel Alfredo Vera, juga akan terbentur peraturan tersebut karena lisensi tersebut tidak diakui AFC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko menyatakan, bahwa PSSI akan mendorong AFC untuk mengakui lisensi kepelatihan dari Benua Amerika Selatan sebagai jalan keluar.
Hingga saat ini, manajemen Persipura belum menentukan masa depan pelatih yang sukses membawa mereka juara Indonesian Soccer Championship (ISC-A) tersebut.
Selain masih akan menggelar proses evaluasi, Persipura juga menanti regulasi lisensi pelatih di musim kompetisi mendatang. Alfredo sendiri hanya mengantongi lisensi pelatih yang diakui Federasi Sepak Bola Argentina.
Alfredo menyatakan, lisensi Argentina miliknya setara dengan Pro UEFA dan bisa melatih di 180 negara. "Untuk apa bikin lisensi di Eropa kalau kami Argentina juga diakui sebagai negara besar dalam hal sepak bola," cetusnya saat diwawancarai CNN Indonesia pekan lalu.
"Saya tidak tahu apa yang jadi masalah. Sebab, lisensi yang saya miliki saat ini wajib dimiliki pelatih profesional di Argentina. Apa yang saya punya sama dengan milik Diego Simeone (pelatih Atletico Madrid) dan Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur." (vws)