"Hasil MRI memang memperlihatkan ada total ruptur, tapi ada perbedaan antara gejala klinis dan hasil MRI. Menurut keterangan dokter ortopedinya, gejala klinis hanya menunjukkan cedera grade satu atau dua," kata Syarif ketika dihubungi CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarif Alwi menyatakan penanganan selanjutnya cedera Andik baru akan ditentukan kemudian setelah pemeriksaan artroskopi tersebut.
Andik mengalami cedera ketika menjalani laga pertama final Piala AFF 2016 melawan Thailand di Stadion Pakansari. Andik berbenturan dengan pemain Thailand, Thawekarn Kroekit di menit ke-11 pertandingan.
Andik semula divonis hanya absen bermain selama beberapa pekan. Andik yang masih memiliki kontrak dengan Selangor FA hingga April nanti masih berada di Indonesia karena Liga Super Malaysia baru dimulai pada 20 Januari mendatang. (ptr)