Menariknya, Milla dan Fernandez tidak punya pengalaman melatih di kawasan Asia Tenggara. Milla hanya pernah satu kali melatih di Asia bersama Al Jazira (Uni Emirat Arab) pada 2013. Sedangkan Fernandez menangani klub asal Qatar, Al-Rayyan, pada 2005.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya punya nasihat sedikit. Mereka harus berusaha mendapatkan staf pelatih yang bagus, dan asisten pelatih yang sangat bagus. Asisten pelatih itu harus loyal, berpengalaman, dan lokal," ujar Riedl kepada CNNIndonesia.com.
Pikal dan Schaller merupakan pelatih asal Austria, namun memiliki banyak pengalaman di sepak bola Indonesia. Pikal pernah melatih Arema, sementara Schaller sempat menangani Persiba Balikpapan.
Riedl sempat dikabarkan berusaha merekrut Bima Sakti menjadi asisten pelatih. Namun, Bima terpaksa menolak tawaran itu karena masih terikat kontrak dengan Persiba Balikpapan.
PSSI sendiri melalui Ade Wellington mengatakan pelatih baru Timnas Indonesia paling lambat akan diumumkan akhir pekan ini. (kid)