Divisi Merah diisi oleh CLS Knights Surabaya, Satria Muda Pertamina, Bank BJB Garuda Bandung, JNE Siliwangi, dan Bima Perkasa Jogja. Sementara Divisi Putih dihuni oleh Pelita Jaya Energi Mega Persada, W88.news Aspac Jakarta, Hangtuah Sumsel, Satya Wacana Salatiga, NSH, dan Pasific Caesar.
Tujuan digunakannya sistem dua divisi itu untuk dapat melahirkan rivalitas baru diantara tim-tim peserta. Sistem ini juga diharapkan dapat membuat persaingan semakin ketat karena setiap tim akan bersaing untuk jadi juara divisi, yang secara otomatis akan mendapat tiket langsung ke semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Format pertandingan home-away akan kembali hadir di IBL 2017 ketika kompetisi memasuki babak playoff hingga final. Tujuan penggunaan home-away tersebut untuk mengakomodasi animo penonton IBL di setiap daerah, serta membangun basis penggemar masing-masing klub IBL.
"Berbagai inovasi yang kami hadirkan mulai musim IBL 2017 ini sengaja kami lakukan setelah mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat memajukan liga, baik dari sisi tontonan maupun kompetisi. Harapan kami perubahan ini akan melahirkan sebuah kompetisi yang semakin kompetitif dan menghadirkan sebuah pertandingan yang lebih efektif," ucap Hasan.
IBL secara resmi akan kembali digelar pada 20 Januari mendatang. Pertandingan antara Satya Wacana Salatiga melawan W88 News Aspac Jakarta akan menjadi laga pembuka di GOR Kertajaya Surabaya.
Ada delapan seri IBL yang digelar musim ini: Seri I Surabaya (20-22 Januari), Seri II Jakarta (4-5 Februari), Seri III Semarang (10-12 Februari), Seri IV Jakarta (18-19 Februari), Seri V Bandung (25-26 Februari), Seri VI Jakarta (4-5 Maret), Seri VII Yogyakarta (10-12 Maret), dan Seri VIII Bandung (17-19 Maret).