Yang menjadi sorotan adalah ketidakhadiran Diego Costa pada laga tersebut. The Blues tampaknya masih bisa berpesta meski tidak menurunkan juru gedor mereka tersebut pada laga itu.
Costa sebelumnya ‘dibekukan’ Conte tak dimainkan di lapangan lantaran terlibat perseteruan dengan pelatih asal Italia tersebut saat sesi latihan, sehari sebelum laga. Mantan pelatih Timnas Italia itu sepertinya ingin menunjukkan, timnya tak lantas bergantung sepenuhnya dengan pemain yang saat ini masih menjadi pencetak gol terbanyak musim ini dengan 14 gol.
Gol Chelsea sendiri dibuka lewat aksi brilian Marcos Alonso saat laga baru berjalan enam menit. Alonso menerima assist dari Eden Hazard dan menyelesaikannya menjadi gol.
Tertinggal 0-1 pada awal-awal laga tampaknya memberikan tekanan besar terhadap tim tuan rumah Leicester City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leicester justru kerap lalai menjaga lini belakang karena hanya fokus menyerang. Jamie Vardy dan kawan-kawan pun menerima hukumannya pada babak kedua.
Chelsea kembali mencetak gol di babak tersebut. Gol pertama di babak kedua dipersembahkan oleh Marcos Alonso pada menit ke-51.
The Blues kembali mencetak gol ke gawang Leicester. Gol kali ini dipersembahkan oleh Pedro Rodriguez pada menit ke-71, melalui kerja sama apik umpan dari Kante kepada Pedro, diteruskan ke Willian melalui umpan tumit dan kembali ke pemain asal Spanyol itu.
Pedro mampu memanfaatkan bola pantulan tendangan Willian yang mampu ditepis Schmeichel. Bola tepisan itu melambung tepat ke kepalanya dan diteruskan menjadi gol cantik.
Dengan kemenangan ini, Chelsea masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. The Blues menjaga jarak dengan selisih empat poin dari peringkat kedua Tottenham Hotspur.