Pertama adalah peran protagonis bagi Warriors, kedua peran antagonis bagi pendukung Thunder. Sosok Durant menjadi pahlawan bagi Warriors karena dia mencetak 40 poin untuk kemenangan juara NBA 2015 tersebut atas Thunder.
Dalam pertandingan tersebut Warriors menang dengan skor 121-110 atas Thunder.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 40 poin itu tentu saja menjadi duka bagi pendukung Thunder. Sebelum Juli 2016, Durant adalah anak emas di Thunder.
Nah, kembali pada Durant. Pendukung Thunder pasti merasakan betapa 'jahatnya' dia pada mereka yang menyayanginya selama delapan musim terakhir.
Ketika Durant pergi, pendukung Thunder menjatuhkan harapan pada point guard Russel Westbrook. Westbrook yang seumuran dengan Durant itu menunjukkan dengan kiprahnya di lapangan.
Dia sudah mencatat 20 triple-double sepanjang musim ini. Namun, di dua laga terakhir--termasuk melawan Warriors--ketangguhan Westbrook tak mampu membawa Thunder menang.
Thompson mencetak 14 poin, Curry 24 poin, Green 12 poin, dan tentu saja Durant dengan 40 poin.
Poin pun disumbang para pemain Warriors lainnya. Tercatat dari 13 pemain yang dibawa pelatih Warriors, Steve Kerr, hanya tiga yang tak menyumbang poin.
Durant bukan hanya menjadi pria antagonis bagi Thunder karena jumlah poin yang ia hasilkan. Pria berusia 28 tahun itu pun tercatat sebagai pencetak rebound tertinggi dalamlaga Warriors dan Thender. Durant mencatatkan offensive rebound dua kali, dan defensive rebound 10 kali.