Hal ini ia ungkapkan kepada para awak media dalam acara Penghargaan Atlet Berprestasi PB Djarum Selama Tahun 2016 di Senayan, Rabu (25/1) siang. Ahsan mengatakan dirinya harus memulai segala sesuatunya lagi dari awal bersama Rian, untuk menyongsong prestasi di masa mendatang.
"Kami sedang fokus menaikkan peringkat sambil terus belajar. Saya tidak mau anggap saya lebih senior. Di lapangan kami sama, saling mengingatkan," kata Ahsan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika berpasangan dengan Hendra, Ahsan sukses jadi juara dunia pada 2013 dan 2015, meraih medali emas Asian Games 2014, juara All England 2014, serta duduk di posisi nomor satu dunia. Pasangan Ahsan/Hendra kemudian berpisah ketika Hendra memutuskan pensiun dari pelatnas Cipayung pada awal Desember. Ahsan kemudian memulai kariernya bersama Rian.
Berry kini berduet dengan Hargianto dan pada akhir pekan lalu merebut gelar pertama, Malaysia Grand Prix Gold.
Debut Ahsan bersama Rian juga berlangsung baik. Mereka meraih gelar juara pertama tahun ini setelah mengalahkan pasangan Thailand Trawut Potieng/Nanthakarn Yordpaisong dalam China International Challenge 2017. (vws)