Forcada sebelumnya jadi Kepala Mekanik Jorge Lorenzo selama delapan musim sejak Lorenzo datang ke MotoGP. Selama itu pula, Forcad bisa menjamin bahwa Yamaha selalu memperlakukan Lorenzo dan Rossi dengan adil.
Karena itulah Forcada tak ragu hal yang sama bakal terjadi ketika Vinales datang sebagai pebalap baru Yamaha musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak saya ada di sini (2008), tak pernah ada status pebalap kedua di Yamaha. Komentar dan masukan semua pebalap memiliki nilai yang sama di mata para mekanik," ujar Forcada seperti dikutip dari Motorsport.
"Pada akhir musim lalu, kami menjalankan strategi yang berbeda. Saya bersama Lorenzo mengakhiri musim dengan sasis yang berbeda, swing-arm yang berbeda, knalpot yang berbeda, dan suspensi depan yang berbeda."
"Hal itu tak berarti kami membangun motor yang berbeda. Itu hanya masalah tiap pebalap memilih hal yang cocok untuknya. Bila Valentino Rossi dan Maverick Vinales nantinya menyukai sasis yang berbeda, maka itulah yang akan mereka gunakan," kata Forcada.
Forcada menjamin Yamaha memberikan kebebasan bagi tiap pebalapnya untuk memilih opsi yang mereka sukai.
"Yamaha selalu memberikan yang terbaik untuk para pebalapnya. Yamaha tak pernah memaksa pebalapnya untuk menggunakan opsi yang lebih cocok untuk pebalap lain." (ptr/jun)