Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengakui dirinya telah menerima kabar tentang rencana pembangunan sirkuit di beberapa lokasi di Indonesia.
"Ada di Sumatera Selatan dan Pak Gubernur (Alex Noerdin) sudah pernah berkomunikasi dengan kami. Ada informasi masuk tentang rencana pembangunan sirkuit di Mandalika (Lombok). Ada pula yang terbaru rencana pembangunan di Sukabumi."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam berharap rencana pembangunan sirkuit harus dipertimbangkan matang-matang, baik faktor internal maupun eksternal.
"Karena akan sia-sia bila ada sirkuit namun tak mendapatkan jadwal kompetisi," tutur Imam.
Deputi IV Bidang Pembinaan dan Prestasi Gatot S Dewabroto juga mengingatkan tiap sirkuit yang dibangun di Indonesia nantinya harus terdaftar di Federasi Balap Motor Dunia.
"Persyaratan pembangunan sirkuit itu sederhana yaitu mengacu pada persyaratan yang ada di FIM. Lalu pembangunan sirkuit tidak membebani APBN, dan yang pasti setelah selesai, sirkuit harus bisa terdaftar di FIM sehingga akan ada kegiatan di dalamnya," ucap Gatot.
Lihat juga:Marquez: Vinales Lebih Cepat dari Rossi |
"Dorna adalah pemegang lisensi untuk MotoGP jadi pembangunan empat sirkuit adalah hal yang wajar."
"Pak Menteri pernah punya mimpi Indonesia bisa menggelar banyak seri MotoGP. Kalender MotoGP banyak dan siapa tahu Indonesia bisa 2-3 kali jadi tuan rumah," ujar Gatot.
Lihat juga:Ducati Putar Otak Cari Pengganti Sayap Depan |