Yao yang masuk draft NBA pada 2002 dan direkrut Rockets saat itu. Dia adalah pemain draft pertama dalam sejarah NBA yang sebelumnya tak bermain di tingkat universitas di Negara Paman Sam.
Yao Ming (kiri) memiliki tinggi yang menjulang yakni hampir 2,3 meter. (Reuters/Stringers) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingat pertama kali saya menonton pertandingan NBA, secara acak saya melihat kamera menorot tembakan dari salah satu pengguna jersey yang [nomornya] telah pensiun tersebut. Setelah saya baca ceritanya, saya tahu itu adalah kehormatan tertinggi untuk seorang pemain," ujar Yao saat hadir dalam upacara tersebut seperti dikutip AFP.
Pria dengan tinggi hampir 2,3 meter tersebut memiliki catatan rata-rata 19,2 poin dan sembilan rebound bersama Rockets. Kiprahnya bersama Rockets itu pun membuat Yao terpilih delapan kali masuk NBA All-Star. Salah satu di antaranya ia selalu masuk NBA All Star kurun waktu 2003 sampai 2009.
Pemilik Rockets, Leslie Alexander, mengatakan dirinya sangat terpukau dengan etos kerja Yao saat membela tim tersebut. Tak hanya itu, menurut Alexander, Yao pun seorang yang mampu mencairkan suasana dalam tim dengan rasa humornya.
"Terima kasih dari kami karena telah menjadi bagian dari perjalanan anda Yao," ujar Alexander. (kid)
Yao Ming (kiri) memiliki tinggi yang menjulang yakni hampir 2,3 meter. (Reuters/Stringers)