Chelsea mendapatkan jadwal yang berat di Liga Inggris pada bulan Januari hingga awal Februari. Mereka secara beruntun menghadapi Tottenham Hotspur, Leicester City, Hull City, Liverpool, dan Arsenal.
Namun dari lima laga itu, Chelsea sukses meraup 10 poin. Tak hanya itu, Chelsea kini ada di puncak klasemen dengan selisih sembilan angka dari Spurs.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun Chelsea kehilangan poin pada laga lawan Spurs dan Liverpool, hal itu tak dimanfaatkan dengan maksimal oleh klub-klub penantang Chelsea," tutur Hoddle seperti dikutip dari Daily Star.
Setelah gagal memanfaatkan momentum di bulan Januari, maka klub-klub rival kini harus bersiap melihat Chelsea jadi juara musim ini.
"Kalian tentunya tak bisa mengatakan dengan pasti bahwa Liga Inggris sudah usai di awal Februari ini namun hal itu yang terlihat di hari Sabtu lalu."
"Titel Liga Primer Inggris musim ini tengah mengarah ke Chelsea," ujar Hoddle.
Chelsea masih menghadapi laga berat di bulan April ketika menghadapi Manchester City, Manchester United, dan Everton. Tetapi Hoddle menilai peluang untuk berharap Chelsea tergelincir kini jadi lebih kecil.
"Mungkin masih ada kemungkinan titik balik dari perburuan titel juara musim ini karena mereka masih harus bertandang ke Manchester United dan Everton serta menjamu Manchester City."
"Tetapi semua laga itu terjadi di bulan April. Chelsea bisa saja tak terkejar lagi setelah itu. Chelsea punya kemampuan untuk sekadar meraih hasil seri di tiga laga tersebut," ujar Hoddle meyakini.
Di bulan Februari hingga Maret nanti, Chelsea sendiri hanya menghadapi tim-tim macam Burnley, Swansea City, West Ham United, Watford, dan Stoke City.