Sriwijaya FC lebih dulu unggul di laga ini lewat Hilton Moreira. Pemain bernomor punggung 10 itu sukses melepaskan tembakan bebas indah di menit ketujuh. Tendangan Hilton mendarat di pojok kanan gawang Bali United. Meskipun Kadek Wardana berusaha menahan laju bola, tetapi bola tetap melesak masuk ke dalam gawang.
Setelah unjuk kepiawaian sebagai pahlawan Sriwijaya di awal laga, Hilton kemudian justru jadi pesakitan di balik terjadinya dua gol Bali United.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hilton lagi-lagi jadi awal petaka di balik terjadinya gol kedua ke gawang Sriwijaya. Pelanggaran yang dilakukannya di menit ke-33 berbuah tendangan bebas bagi Bali United. Tendangan bebas yang dilakukan oleh Fadhil Sausu kemudian disambut sundulan kepala oleh Abdul Rahman.
Lapangan yang tergenang kemudian membuat laju bola jadi tak lancar. Kedua tim pun sulit untuk menciptakan peluang bagus di babak kedua.
Dalam kondisi yang sulit, Sriwijaya akhirnya sukses menyamakan kedudukan saat laga tersisa tiga menit lewat Beto Goncalves.
Gol ini berawal dari pergerakan dari Marckho Sandy Merauje di sisi kiri pertahanan Bali United. Marckho kemudian sukses melepaskan umpan ke muka gawang. Beto lepas dari kawalan bek-bek Bali United dan dengan mudah mengantarkan bola masuk ke gawang.
Dua menit berselang, Hilton nyaris membawa Sriwijaya kembali unggul lewat tendangan bebas. Tetapi upaya Hilton itu digagalkan oleh Kadek Wardana yang melakukan blok terhadap tendangan bebas Hilton.
Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 2-2. (ptr)