Manajer Persebaya Choesnoel Farid membenarkan bahwa modal awal yang diberikan PT JPS itu untuk pembayaran tunggakan kepada pihak ketiga. Pria yang akrab disapa Farid itu pun menyatakan di antara tunggakan itu di antaranya adalah gaji para pemainnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, utang-utang Persebaya terhadap para pemain ditaksir mencapai Rp6,4 miliar. Tunggakan gaji para pemain tersebut tercatat sejak musim 2013.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andik Vermansah dan M Taufiq juga diklaim sebagai eks Persebaya 1927 yang masih memiliki piutang gaji di Persebaya dan belum dibayarkan.
Lihat juga:Harapan Andik Setelah Persebaya Diakui PSSI |
Pastinya, pembentukan manajemen baru Persebaya disebut Farid baru akan ditentukan pada rapat perdana pemegang saham pekan depan.
Setelah akuisisi, PT JPS juga berkewajiban membiayai kompetisi internal klub-klub internal Persebaya.
Penyertaan modal awal Persebaya pascaakuisisi digunakan untuk bayar utang-utang. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) |
Sebanyak 20 klub internal itu sendiri masih memiliki hak 30 persen saham di bawah pengelolaan PT Koperasi Persebaya. Adalah Cholid Goromah yang kini menjabat sebagai komisaris PT Koperasi Persebaya.
"Soal rencana tim ke depannya baru akan dibahas di rapat baru pekan depan," kata Farid melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Rabu (8/2).
"Termasuk soal pendanannya, kemarin kan baru pergantian saham. Minggu depan baru pembicaraan dengan tim," tukas Farid.
Lihat juga:Andik Masih Ingin Fokus Bersama Selangor FA |
Penyertaan modal awal Persebaya pascaakuisisi digunakan untuk bayar utang-utang. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)