Akhirnya tiga pelatih timnas Indonesia kelompok umur diperkenalkan bersamaan secara resmi oleh PSSI kepada publik. Mereka adalah juru taktik asal Spanyol, Luis Milla, yang kebagian melatih timnas senior dan U-22 untuk SEA Games, pelatih timnas U-19 Indra Sjafri, dan pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini.
"Awalnya saya diberitahu menangani timnas ini untuk persiapan AFF dan AFC, tapi kami kemudian diberitahu mungkin Indonesia punya kesempatan untuk (jadi tuan rumah) Piala Asia. Tadi malam saya ubah program. Program yang saya pegang atau buat adalah bagaimana agar tim ini lolos Piala Dunia," tukas Indra dalam sesi jumpa pers perkenalan pelatih yang digelar di Kantor PSSI di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (9/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra Sjafri (kanan) bersama Luis Milla (tengah) dan Fakhri Husaini (kiri) berpose bersama di kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan, 9 Februari 2017. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
"Sangat berbeda, dari sisi waktu juga berbeda. Tapi saya harus memastikan semua anak terbaik harus diberikan kesempatan," tutur Indra yang melepas jabatan di Bali United setelah dipastikan kembali menjadi pelatih timnas U-19 tersebut.
"Besok saya kunjungi Atambua, daerah perbatasan di Nusa Tenggara Timur karena di situ banyak potensi. Mudah-mudahan ada pemain pertama dari Atambua yang bisa bergabung ke tim nasional," tukas pria yang memelihara kumis tersebut. (kid/ptr)
Indra Sjafri (kanan) bersama Luis Milla (tengah) dan Fakhri Husaini (kiri) berpose bersama di kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan, 9 Februari 2017. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)