Badan antidoping Spanyol (AEPSAD) sebelumnya mengirimkan surat kepada WADA, tentang kegagalan mereka mematuhi standar tes doping WADA.
Seperti diketahui, WADA telah memutuskan sebelumnya, AEPSAD tak lagi bisa menjadi badan pengawasan doping setelah situasi politik di Spanyol. Sudah bulan demi bulan sejak 2016 tanpa ada pemerintah yang resmi menjalankan roda pemerintahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan mempertimbangkan absennya badan antidoping di sepak bola Spanyol, AEPSAD mengajukan permohonan kepada FIFA dan UEFA sebagai permintaan dari WADA. Itu untuk menjalin kerja sama dengan salah satu lembaga itu mengambil alih tes doping di kompetisi sepak bola Spanyol selama AEPSAD dianggap belum memenuhi syarat kepatuhan WADA," ungkap AEPSAD.
Padahal, kompetisi sepak bola di Spanyol macam La Liga dan Piala Raja merupakan salah satu yang terbesar di dunia dengan bertabur klub elite dan pemain bintang dunia. Dua klub raksasa dunia, Real Madrid dan Barcelona, menghuni kompetisi Spanyol. Dua pemain terbaik dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pun ada di kompetisi tersebut. (bac)