Untuk mengetahui sejarah nomor 46 yang digunakan Rossi, kita harus kembali ke 1992. Ketika itu Rossi menjalani debut di Sirkuit Misano pada ajang Italian Minibike Endurance Champion, November 1992.
Dikutip dari Romagna Gazzette, Rossi mendapat pinjaman motor Aprilia 125cc dalam menjalani debutnya di Sirkuit Misano dari dua pebalap bersaudara Marco dan Maurizio Pagano. Kebetulan ketiganya turun di tiga kelas berbeda, namun menggunakan motor yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Graziano Rossi menggunakan nomor 46 ketika tampil di kelas 250cc musim 1979. (REUTERS/Giampiero Sposito) |
"Saya tidak ingat namanya, tapi dia (pebalap asal Jepang) begitu hebat karena mampu melakukan gerakan-gerakan yang membuat penonton berdebar-debar," ujar Rossi.
Kini nomor 46 bukan hanya sekadar nomor balap. Valentino Rossi membangun sebuah kerajaan dengan fondasi nomor 46. |
Alasannya cukup sederhana. Usut punya usut, 46 adalah nomor yang digunakan ayah Rossi, Graziano, ketika menjalani musim tersuksesnya di kelas 250cc Grand Prix pada musim 1979. Menggunakan nomor 46, Graziano berhasil meraih empat podium termasuk tiga kemenangan bersama tim Morbidelli. Menariknya, Rossi juga lahir pada 1979.
Setiap pebalap juara dunia di Grand Prix berhak menggunakan nomor 1, namun Rossi tidak pernah menggunakan hak tersebut. The Doctor selalu mempertahankan nomor 46. Meski begitu, Rossi selalu menghormati hak menggunakan nomor 1.
Setiap berhasil menjadi juara dunia, Rossi tetap menggunakan nomor 1, tapi nomor itu tidak digunakannya di motor. Rossi selalu memasang nomor 1 di pundak bagian belakang kostum balapnya.
Kini nomor 46 bukan hanya sekadar nomor balap. Rossi membangun sebuah kerajaan dengan fondasi nomor 46. Lewat merek VR46, Rossi membangun sebuah perusahaan merchandise dan apparel, tim balap Moto2 dan Moto3, dan sekolah balap VR46 Academy.
Valentino Rossi mencantumkan nomor 1 di pundak kanan belakang setiap berstatus juara dunia. (AFP PHOTO / JOSE JORDAN) |
Meski nomor 46 identik dengan Rossi, namun pebalap asal Italia itu tidak mau pihak MotoGP mempensiunkan nomor tersebut. Rossi pun mempersilakan pebalap lain menggunakan nomor 46 setelah dirinya pensiun. Yang menjadi pertanyaan adalah, beranikah pebalap itu menanggung beban nomor keramat tersebut?
Graziano Rossi menggunakan nomor 46 ketika tampil di kelas 250cc musim 1979. (
Valentino Rossi mencantumkan nomor 1 di pundak kanan belakang setiap berstatus juara dunia. (