Indonesia mengirimkan 34 atlet dari tiga cabang olahraga ke ajang Asian Winter Games 2017 yang digelar di Sapporo, Jepang. Adapun kontingen atlet yang dikirim adalah untuk cabang olahraga hoki es, figure skating, dan speed short skating.
Bagi para penggemar olahraga di Indonesia tentu akan memandang heran mengenai pengiriman kontingen tersebut. Pasalnya, Indonesia adalah negara beriklim tropis dan tak memiliki akar budaya olahraga musim dingin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih tim hoki es Indonesia, Gary Tan. (AFP PHOTO / GOH Chai Hin) |
"Ini adalah pertama kalinya mereka (Indonesia) bermain di kompetisi internasional [olahraga musim dingin]," kata Gary Tan seperti dikutip dari AFP.
"[Berkompetisi kali pertama dalam ajang Winter Games] Ini akan menjadi tugas yang sangat sulit -- namun tidaklah mustahil," tukas Gary Tan.
Gary tan adalah warga Malaysia yang didaulat menjadi pelatih timnas hoki es Indonesia. Ia sadar, sebagai negara tropis, timnya pasti bakal dipandang remeh dalam ajang Asian Winter Games yang mulai digelar di Sapporo pada 19 Februari mendatang.
"Jelas kami merupakan tim di kuda hitam," kata pria berusia 26 tahun yang sehari-harinya bekerja di industri teknologi informasi tersebut.
Indonesia mengirimkan 23 pemain -- 20 orang pemain dan tiga penjaga gawang -- untuk mengikuti ajang tersebut. Kebanyakan dari mereka pernah bermain dalam turnamen antar klub luar negeri.
"Kami bakal menunjukkan kepada Anda apa yang kami punya," ujar asisten pelatih tim hoki es Indonesia, Andianto Hie menyatakan optimismenya dalam ajang Asian Winter Games mendatang di Jepang.
Sebelumnya, saat melepas kontingen Indonesia untuk ajang Asian Winter Games 2017, Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) Erick Thohir berharap setidaknya para atlet membawa pulang medali perunggu dari Jepang.
"Kalau bisa dapat perunggu saja sudah luar biasa," kata Erick pada 9 Februari lalu di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta.
"Indonesia tidak pernah mengirim sesuatu di ajang musim dingin. Sekarang sekalinya ikut tidak tanggung- tanggung, langsung tiga cabang. Ini suatu peningkatan dan bagus untuk menambah jam terbang," sambung Erick.
Sementara itu, dari pihak Kemenpora berharap itu menjadi sebuah langkah batu lompatan bagi kontingen Indonesia menuju kejuaraan dengan skala yang lebih besar.
"Bila mereka tampil baik, mungkin kami bisa mengambil bagian dalam Olimpiade Musim Dingin berikutnya," tukas Juru Bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto.
[Gambas:Video CNN]
Pelatih tim hoki es Indonesia, Gary Tan. (AFP PHOTO / GOH Chai Hin)