Istri Elly, Rina Siahaya Pical, menjelaskan kronologi serangan jantung yang menimpa mantan petinju yang kini berstatus karyawan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat itu.
"Tapi, dokter jantung di rumah sakit adanya hari Senin, Rabu dan Jumat. Rabu kemarin ada Pilkada jadi rencana awalnya kami bawa periksa Jumat," terangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga Ellyas Pical dan Edi Nurianda (kanan) mendampingi di Rumah Sakit Harapan Kita. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Saat ini, Elly masih berada di ruangan Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU). Mantan juara dunia kelas terbang super IBF itu akan berada di ruangan tersebut selama 24 jam untuk terus dipantau perkembangan pasca-operasi sebelum dipindahkan ke ruang perawatan.
Sejak dipindah ke RS Harapan Kita, Elly sudah dijenguk Ketua KONI Pusat Tono Suratman dan Ketua PP ITKON Edi Nurinda. Rencananya, Sabtu (18/2) Menpora Imam Nahrawi dijadwalkan untuk menjenguk.
Sejauh ini, Edi yang ditemui di Harapan Kita mengatakan pemerintah belum bisa berbuat banyak untuk membantu Elly. Kemenpora masih menunggu hasil dari dokter yang menangani Elly.
"Sementara kami siapkan jika nanti Elly mau rawat jalan di RSON (Rumah Sakit Olahraga Nasional). Kami akan konsultasikan dengan dokter jantung di sini. Untuk bantuan lain, kami juga sedang pikirkan," ujar Edi.
Keluarga Ellyas Pical dan Edi Nurianda (kanan) mendampingi di Rumah Sakit Harapan Kita. (