Hal ini sesuai dengan janji Gianni Infantino ketika berkampanye untuk menjadi presiden FIFA.
"Bantuan ini diberikan kepada seluruh anggota FIFA yang berjumlah 211 negara. Namun, untuk pencairannya tidak dilakukan bersamaan. Pencairan dilakukan dalam dua periode yaitu Januari dan Juli," kata FIFA Director Member Associations Asia-Oceania, Sanjeevan C Balasingam, di Kantor PSSI Kuningan, Jakarta, Minggu (19/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga menjanjikan dana tahunan senilai US$250 ribu atau sekitar Rp3,3 miliar yang akan digunakan PSSI untuk timnas, serta US$300 ribu untuk pembuatan lapangan sepak bola mini di Indonesia.
PSSI saat menerima kunjungan AFC. Otoritas sepak bola Asia itu berjanji menggelontorkan dana US$250 ribu setiap tahun. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat) |
Wakil ketua umum PSSI Joko Driyono berjanji akan menggunakan bantuan untuk pengembangan sepak bola Indonesia.
"PSSI akan berusaha untuk memaksimalkan bantuan dari stakeholder termasuk dari AFC dan FIFA. Bantuan ini fokusnya adalah untuk membantu semua rencana strategis PSSI untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain," katanya usai pertemuan.
Masing-masing konfederasi mendapatkan bantuan US$10 juta.
Lihat juga:Klub Profesional Maluku Masih Sebatas Impian |
Perwakilan FIFA yang datang ke Indonesia seharusnya ada tiga orang. Selain Sanjeevan C Balasingam dan Tom Gorissen (FIFA Senior Strategic Development Manager), Marco van Basten yang saat ini menjabat sebagai FIFA Technical Development juga dijadwalkan hadir.
Mantan pemain timnas Belanda ini batal datang karena sakit, namun ia mengirimkan video singkat untuk Indonesia.
"Sebenarnya saya sudah tidak sabar untuk datang ke Indonesia. Tapi saya sakit. Saya sedih tidak bisa datang ke Indonesia untuk pertama kalinya," katanya dalam rekaman yang disiarkan usai rapat PSSI dan FIFA.
PSSI saat menerima kunjungan AFC. Otoritas sepak bola Asia itu berjanji menggelontorkan dana US$250 ribu setiap tahun. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat)