Hal itu diungkapkan Edy usai memantau latihan perdana seleksi tahap pertama Timnas U-22 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang, Selasa (21/2).
Pada sesi pertama latihan perdana, Milla mencoba memberikan fokus pada para pemain dipanggil untuk mengolah bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Milla memang ingin mengenal pemain secara personal. Karena dia yang membentuk Timnas ini, dia berharap ada skill tertentu dari perseorangan yang dia butuhkan untuk mendesain Timnas," kata Edy kepada wartawan di pinggir lapangan.
Secara terpisah, Direktur Teknik PSSI Danurwindo menjelaskan seleksi pertama memang masih tentang teknik dasar sepak bola. Itu semua dimulai dari seni kemampuan mengoper, kontrol, menekan lawan, dan bermain dalam tim.
Milla, kata Danurwindo, akan terus mengulang metode latihan yang sama di dua hari selanjutnya pada seleksi tahap pertama ini. Meski begitu, sambung Danurwindo, tetap akan ada simulasi situasi yang berbeda.
"Milla ingin pemain punya skill bermain dan pintar, punya intelegensi untuk baca situasi dan ambil keputusan dengan cepat di lapangan. Bisa menguasai bola dan tahu apa yang harus dilakukan dalam kondisi-kondisi tertentu," tutur Danurwindo.
"Yang harus ditingkatkan adalah cara berpikir di lapangan. Baca situasi untuk eksekusi," ucapnya. (har/kid)