Seperti diberitakan Metro, perusahaan judi yang menjadi sponsor Sutton telah membuka pasar taruhan terkait kebiasaan Shaw.
Pada laga itu, Arsenal menang 2-0 atas Sutton dengan Shaw diparkir di bangku cadangan. Seperti biasa, ia dengan asyik menyantap pie di bangku cadangan seperti terekam dalam kamera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belakangan, komisi judi bereaksi dengan berusaha melakukan investigasi terkait kebiasaan makan Shaw dengan indikasi pertaruhan salah satu perusahaan judi tersebut.
“Kami tidak dibolehkan berjudi, tapi sejumlah rekan pemain datang. Jadi, semoga ada pie dan kudapan lainnya saat saya kembali,” ucapnya dalam sebuah televisi di Inggris.
Shaw memang kian terkenal bukan karena kemampuannya di lapangan. Ia menjadi sorotan karena badannya yang tambun dan usianya yang sudah 45 tahun dan masih aktif sebagai kiper di bangku cadangan.
Manajer Sutton Paul Doswell pun menyayangkan kelakuan yang dilakukan kipernya yang mencari sensasi dengan cara tidak patut tersebut.
“Wayne (Shaw) telah menjadi pemain bintang dengan cara yang sangat kontroversial ini. Ia membuka kesempatan kepada media untuk meliput sensasi seperti ini. Saya pikir itu bukan cara yang patut,” ujar Doswell kepada Metro. (bac)