"Kedua dari sisi teknis, jelas ini diuntungkan karena waktu persiapan jadi lebih lama," jelas Ruddy dalam perbincangan telepon bersama CNNIndonesia, Rabu (22/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Ruddy juga menyebut tengah berupaya membuat turnamen mini untuk mengisi kekosongan.
Arema sendiri mengaku tidak masalah dengan adanya perubahan jadwal tersebut. Asalkan, tidak ada cerita penyelesaian turnamen tersebut seperti yang terjadi di Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016. Saat itu kompetisi berburu waktu dengan deadline akhir turnamen sehingga jadwal tiap tim menjadi padat.
"Sebenarnya itu (jadwal mepet) pasti ada pengaruhnya, pemulihan pemain jadi tidak selesai. Tidak bagus," ujarnya.
(jun)