Hal itu dilakoni pebalap berusia 38 tahun itu saat melakoni tantangan menjawab pertanyaan seraya bermain permainan video MotoGP. Itu merupakan sebuah bagian dalam tayangan bincang-bincang di televisi Italia yang dipandu Stefano Corti dan Alessandro Onnis.
Dalam acara tersebut salah seorang pemandu acara berduel dengan Rossi, sementara yang lain mengganggu sang pebalap dengan pertanyaan-pertanyaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Valentino Rossi: Rival Abadi Saya Max Biaggi |
"Anda silahkan memilih sesuka anda. Kami sangat penasaran...Kami pikir anda harus mengambil salah satu dari tiga besar pebalap tahun lalu," tantang pembawa acara.
Jorge Lorenzo kini membalap untuk tim Ducati. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf) |
Hubungan Rossi dan Lorenzo mengalami fase panas terutama pada perburuan gelar juara 2015--yang juga menimbulkan sentimen pebalap Italia dan Spanyol.
Pada 2015 silam, Rossi dan Lorenzo bersaing memperebutkan gelar juara dunia hingga seri terakhir di Valencia. Akhirnya, Lorenzo lah yang merengkuh gelar juara dunia sementara Rossi harus menelan ludah untuk merebut gelar kesepuluh.
Bicara soal perebutan gelar juara dunia ke sepuluh bagi Rossi, pembawa acara bertanya apakah dia sudah putus asa?
"Saya akan lebih suka menyelesaikan tantangan ini dulu sejujurnya. Saya masih memiliki dua tahun kontrak, jadi saya masih membalap dua tahun lagi," jawab Rossi.
Semua pertanyaan-pertanyaan itu pun dijawab Rossi ketika dirinya ditantang bermain permainan video MotoGP. (kid)
Jorge Lorenzo kini membalap untuk tim Ducati. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)