Dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions tersebut Juventus menang dengan skor 2-0. Dua gol dipersembahkan dua pemain pengganti yakni Marko Pjaca (72') dan Dani Alves (74').
Lihat juga:Juventus Taklukkan Porto 2-0 |
Berkaca pada hal tersebut Khedira menyatakan dia memiliki firasat yang bagus bahwa timnya bakal menghapus dahaga trofi Eropa pada tahun ini. Terakhir kali skuat Si Nyonya Tua mengangkat trofi Eropa adalah Liga Champions dan Piala Super Eropa pada 1996 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Allegri: Kematangan Juventus Kalahkan Porto |
Kali terakhir Juventus melangkah ke final Liga Champions adalah pada 2014/15. Pada musim tersebut Juventus dikalahkan Barcelona di partai puncak. (Reuters/Fabrizio Bensch) |
Namun, Khedira tak mau mendahului takdir sepak bola. Dia menilai masih terlalu dini menyebut Porto telah tersingkir dari babak 16 besar.
"Kita sama-sama tahu sepak bola itu gila dan segalanya masih bisa terjadi, seperti yang kita lihat tadi malam di Manchester [Manchester City dua kali berhasil membalikkan keunggulan hingga akhirnya menang 5-3 atas AS Monaco]," ujar Khedira.
"Ini jelas sekali belum berakhir. Kami bahagia dengan kemenangan malam ini tapi tiga pekan mendatang kami perlu berhati-hati karena Porto marah dan tak memiliki alasan untuk kalah."
Dalam laga leg pertama tersebut Porto bermain dengan 10 orang sejak menit ke-27. Pasalnya Alex Telles yang bermain di sektor bek kiri diusir wasit usai mendapat kartu kuning kedua.
"Tetap sulit meski bermain 11 lawan 10, terutama pada level kompetisi ini, sulit untuk mengakhiri kebuntuan. Kami memang mencetak gol ketika hampir ujung laga namun kami tak pernah kehilangan kontrol," tukas Khedira yang pernah merasakan trofi Liga Champions saat memperkuat Real Madrid pada 2014 silam. (har)
Kali terakhir Juventus melangkah ke final Liga Champions adalah pada 2014/15. Pada musim tersebut Juventus dikalahkan Barcelona di partai puncak. (Reuters/Fabrizio Bensch)