Tahun ini, Indonesia memang mengirimkan atlet-atet usia muda untuk tampil di All England seperti Jonatan Christie, Fitriani, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Lihat juga:Kasih Ibu Menemani Lee Yong-dae di Superliga |
Christian berpendapat, mereka sepatutnya berprestasi di turnamen-turnamen di level bawah sebelum melompat ke level tertinggi.
"Seharusnya keikutsertaan mereka itu ada tahapannya lah. Artinya, turnamen kelas premier ini (All England) kan yang paling tinggi. Maksud saya, atlet itu pasti ada waktunya untuk bermain di kelas premier seperti All England," ucap Christian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Christian mengatakan All England merupakan turnamen yang luar biasa bergengsi mengingat capaian para pebulutangkis Indonesia sebelum-sebelumnya.
Beberapa pebulutangkis Indonesia yang pernah menjuarai kejuaraan tersebut antara lain pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2014), ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2012, 2013, 2014), ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir (2010), dan masih banyak lagi.
Saat ini, banyak pebulutangkis yang menjadikan Djarum Superliga Badminton 2017 menjadi ajang pemanasan menjelang All England.
Surabaya menjadi kota tuan rumah Superliga 2017 yang digelar sejak 19 sampai 26 Februari. Sepekan setelahnya, All England akan digelar di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris.
Lihat juga:Kevin Sanjaya jadi Murid Ahsan di Superliga |
(vws/vws)