Hasil di DBL Arena, Surabaya, ini membuat Djarum gagal membalas dendam atas kekalahan final 2015 yang digelar di Denpasar. Musica adalah pemegang gelar juara pada 2013, 2014, 2015, dan 2017.
Musica sendiri unggul di partai pertama lewat Tien Chen Chou yang mengalahkan Wan Ho Son. Djarum Kudus kemudian menyamakan kedudukan lewat Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang menekuk Fajar Alfian/Muh. Rian Ardianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)Anthony Ginting bermain di partai kelima melawan tunggal putra Djarum Kudus. |
Musica kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat ganda putra yang sering kali membuat penonton DBL Arena bergemuruh di ajang ini, Lee Yong Dae/Kim Sa Rang. Sempat berjalan ketat, Yong Dae kemudian menang dua gim langsung atas Sung Hyun Ko/Bae Cheol Sin.
Anthony Sinisuka Ginting yang membela Musica kemudian tampil menjadi pahlawan. Sempat mendapatkan persaingan ketat di gim pertama, Anthony yang tampil tenang kemudian tampil dominan dan memenangi pertarungan dengan skor 23-21 dan 21-10.
Musica sendiri diganjar US$60 ribu atas keberhasilan menjadi juara, sementara Djarum mendapat US$30 ribu. Nilai hadiah ini sama dengan yang diberikan di sektor putri. (vws/vws)
Foto: (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)