"Ada spekulasi bahwa saya terlibat dalam pemecatannya dan hal ini sama sekali tidak benar, tak bisa dibuktikan, dan sangat menyakiti saya," kata Vardy lewat akun Instagramnya.
"Satu-satunya hal yang membuat kami bersalah adalah kami tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik sebagai tim, dan kami semua telah mengakui hal ini baik di ruang ganti maupun di depan publik."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mancini Bantah Komunikasi dengan Leicester |
Lewat akun Instagram, Vardy menyatakan bahwa isu itu tidak benar dan bahwa dia berutang pada Ranieri atas pencapaian musim lalu, ketika Leicester City juara Liga Primer Inggris dan Vardy menjadi pemain tersubur dengan torehan 24 gol.
"Saya harus menulis dan menghapus kata-kata saya di unggahan ini dalam jumlah yang sangat banyak sekali! Saya berutang pada Claudio untuk menggunakan kata-kata yang tepat!" ucap Vardy
Ranieri dipecat pada Kamis (23/2) siang, hanya sesaat setelah tim mendarat di Inggris setelah menjalani laga 16 Besar Liga Champions melawan Sevilla. The Foxes kalah 1-2 di laga tersebut.
Dua pekan sebelumnya, pemilik klub menyatakan dukungan penuh untuk Ranieri.
Lihat juga:Klopp Takut Nasibnya Bisa Seperti Ranieri |
(vws)