Tambahan tiga poin dari markas Villarreal membuat Los Blancos kini mengoleksi 55 poin, unggul satu angka atas Barcelona. Tak hanya itu, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan juga masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dibandingkan sang rival.
Dari jalannya laga, Villarreal lebih dulu unggul di menit ke-50 lewat Manuel Trigueros. Gol pemain bernomor punggung 14 ini bermula dari serangan bergelombang yang dilakukan Villarreal ke pertahanan Madrid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Derita Real Madrid berlanjut enam menit kemudian karena Villarreal berhasil menggandakan keunggulan mereka lewat Cedric Bakambu.
Tertinggal dua gol membuat Real Madrid tersentak. Los Blancos coba meningkatkan tensi serangan mereka ke lini pertahanan Villarreal. Pada menit ke-67, Villarreal sukses memperkecil kedudukan jadi 1-2.
Bintang Madrid asal Wales, Gareth Bale berhasil menyambut umpan silang Daniel Carvajal dengan sundulan kepala dan mengantar bola masuk ke gawang.
Gol Bale meningkatkan semangat Real Madrid untuk mencari gol penyama kedudukan. Tujuh menit berselang, Madrid mendapatkan tendangan penalti setelah bola mengenai tangan Bruno di kotak terlarang.
Meskipun Villarreal mengeluarkan protes keras, wasit Jesus Gil tetap tak peduli. Ia bahkan memberikan kartu kuning pada Bruno juga Roberto Soldado yang duduk di bangku cadangan lantaran melontarkan protes atas keputusan tersebut.
Ronaldo yang jadi eksekutor penalti tersebut akhirnya sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat Madrid menyamakan kedudukan.
Momentum positif yang ada pada Real Madrid pun tak disia-siakan. Alvaro Morata yang masuk menggantikan Karim Benzema di menit ke-77 sukses mencetak gol ketiga dan membuat Madrid berbalik unggul 3-2.
Seperti halnya gol Bale, gol Morata juga lahir dari sundulan kepala. Bedanya, untuk gol Morata, umpan silang dilepaskan oleh Marcelo dari sisi kanan pertahanan Villarreal.
Real Madrid pun sukses mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2. (ptr)