Rossi yang terakhir kali jadi juara dunia pada 2009 berpeluang besar meraih titel juara dunia ke-10 pada musim balap 2015. Ketika itu ia masih memimpin hingga seri terakhir sebelum akhirnya Lorenzo sukses keluar sebagai juara dunia.
Rossi secara terus terang merasa dicurangi oleh kerjasama Lorenzo-Marc Marquez pada musim balap 2015 dan hal itu kembali diungkit Rossi dalam persiapan menuju musim balap 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya telah bertarung melawan rival-rival tangguh, mulai dari Max Biaggi hingga Casey Stoner namun tak ada satu pun yang bertingkah seperti Marquez,” ujar Rossi.
Lihat juga:Rossi Khawatir Watak Asli Vinales Muncul |
Terkait ungkapan Rossi tersebut, Lorenzo memilih untuk tidak menanggapinya karena bagi Lorenzo hal itu hanya akan memperumit keadaan.
“Bagi saya, lebih baik untuk tidak ikut memberikan kesempatan untuk munculnya kontroversi yang tidak perlu,” ucap Lorenzo seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.
Setelah bertahun-tahun jadi tim satu garasi Rossi, Lorenzo kini bisa berharap situasi yang lebih tenang usai pindah ke Ducati. Lorenzo menyebut Yamaha sejatinya menawarkan perpanjangan kontrak tetapi Lorenzo merasa dirinya butuh tantangan baru dalam kariernya.
“Saya mendapatkan tawaran bagus dari Yamaha yang akan membuat saya tetap jadi pebalap dengan bayaran tertinggi. Namun saya merasa sudah waktunya bagi saya untuk menjalani petualangan baru,” kata pebalap asal Spanyol ini.