Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) menjatuhkan hukuman kepadanya larangan memperkuat Les Bleus karena skandal pemerasan dan rekaman video seks. Benzema dituduh melakukan pemerasan terhadap kompatriotnya Mathieu Valbuena.
Akibat sanksi tersebut, Benzema pun harus melewatkan momen penting Piala Eropa pertengahan 2016 lalu di rumah sendiri, Perancis.
Namun, pihak FFF saat ini mulai memberikan isyarat menyudahi sanksi tersebut dan siap menerima kembali Benzema. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden FFF Noel Le Graet seperti dikutip dari Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya membuat keputusan berdasarkan pertimbangan aspek olahraga. Saya selalu mengatakan, keputusan itu demi kebaikan tim."
"Apa yang sudah terjadi merupakan masa lalu. Saya tidak merasakan kebencian terhadapnya. Pemain lain melontarkan komentar tak pantas terhadap saya, tapi tak menghentikan saya memanggil mereka. Undangan ke timnas Perancis bukan deklarasi cinta," ucap Deschamps.
Ia menganggap, Benzema merupakan salah satu penyerang terbaik di Perancis dan tak ada hal mustahil baginya.
"Lassana Diarra pernah absen selama lima tahun dari timnas Perancis, kemudian kembali bergabung. Tak ada yang tahu apa yang terjadi di masa depan," tutur Deschamps.
Lihat juga:Gerard Pique Diprotes Komite Wasit Spanyol |
Apabila bergabung, Benzema kemungkinan akan menjalani debut kembali di skuat Les Bleus pada laga kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, 26 Februari 2017, melawan Luxemburg. (bac)