Pada leg kedua yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Persib menang 2-1. Namun, karena agregat sama kuat 3-3 karena sebelumnya PBFC juga menang 2-1.
Pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim tak mampu menambah gol di masa perpanjangan waktu.
Persib akhirnya takluk setelah lima algojo Pusamania berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara di kubu Persib, Kim Jeffrey gagal mengeksekusi penalti.
Seusai pertandingan, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tak mau menyalahkan pemain atas kegagalan yang dialami tim asuhannya. Sebab, kegagalan penalti yang dilakukan Kim bisa dialami siapa saja, termasuk pesepak bola kelas dunia sekalipun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djadjang juga berterimakasih kepada bobotoh yang bisa bersikap dewasa dengan memberikan dukungan moril kepada Kim. Pada laga tersebut, setelah tendangan penalti Kim melayang di atas mistar gawang.
Bobotoh secara spontan langsung meneriaki nama Kim, untuk memberi dukungan kepada pemain naturalisasi asal Jerman itu agar tidak larut dalam kesedihan.
Sementara, Manajer Persib, Umuh Muchtar mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya. Bahkan Persib dianggap jauh lebih unggul dari segi kualitas permainan.
"Saya lihat pemain begitu luar biasa di lapangan. Secara permainan kami lebih bagus. Tapi, kami kurang beruntung. Saya, bangga kepada pemain," ungkapnya.
"Tuhan, mungkin punya rencana lain untuk Persib. Mudah-mudahan, di kompetisi resmi nanti kami bisa mempertahankan gelar juara. Tidak apa-apa, perjuangan kami belum berakhir," lanjutnya. (jun)