Arsenal sebenarnya memulai pertandingan cukup baik setelah unggul satu gol melalui Theo Walcott di babak pertama. Ketika Walcott mencetak gol pada menit ke-20, Wenger terlihat sangat senang dan terkesan ada keyakinan
Lihat juga:Kala Arsenal Menanggung Aib di Kandang |
Tapi, kartu merah Laurent Koscielny pada menit ke-53 mengubah segalanya. Gawang Arsenal kemudian dibobol Bayern lima kali. Usaha Wenger untuk memasukkan Mesut Oezil dan Lucas Perez di pertengahan babak kedua juga tidak menghasilkan apa-apa.
Banyak catatan buruk yang muncul dari kekalahan di Stadion Emirates dini hari tadi. Arsenal merupakan tim Inggris dengan kekalahan agregat terburuk (2-10) di Liga Champions, tim yang paling sering tersingkir di babak 16 besar Liga Champions (tujuh kali), kekalahan kandang terburuk dalam hampir dua dekade, dan daftar catatan buruk itu masih panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desakan agar Arsene Wenger mundur terus bermunculan. (Reuters / John Sibley) |
Salah satu spanduk yang dibentangkan suporter Arsenal bertuliskan: "Keras kepala, usang, tanpa arah". Tulisan itu menggambarkan situasi Arsenal di bawah asuhan Wenger musim ini. The Gunners seperti tidak punya 'Rencana B' ketika tertekan, tidak ada motivasi, dan terlihat tidak memiliki pemimpin.
Alexis Sanchez (kiri) tertangkap kamera cengengesan saat Arsenal kalah 1-5 dari Bayern Munich. (Reuters / Hannah McKay) |
Kronologi itu terus terjadi di setiap musimnya. Jika Wenger tidak meninggalkan klub, Arsenal selamanya hanya akan jadi pelengkap posisi empat besar Liga Primer. Ironisnya, Arsenal berpeluang gagal masuk posisi empat besar musim ini jika Wenger tidak mampu meningkatkan permainan tim Meriam London.
Dari segi bisnis, manajemen Arsenal sangat menyukai Wenger, yang bisa membangun tim kuat guna bersaing di Liga Primer dan main di Liga Champions dengan biaya minim. Tapi, suporter Arsenal juga butuh gelar untuk mereka banggakan.
Sekarang sudah saatnya manajemen klub melakukan revolusi. Sudah saatnya era Wenger berakhir. Mereka butuh penyegaran dari segi tim pelatih, bukan dari sisi komposisi pemain.
Arsenal terlihat tidak punya arah musim ini. (Reuters / Hannah McKay) |
Sudah saatnya Arsenal berpisah dengan Wenger dan keduanya memiliki lembaran baru. Pada akhirnya, salah satu tulisan spanduk dalam aksi protes suporter Arsenal sangat cocok menggambarkan hubungan keduanya: "Every Good Story Has An Ending." (bac)
Desakan agar Arsene Wenger mundur terus bermunculan. (R
Alexis Sanchez (kiri) tertangkap kamera cengengesan saat Arsenal kalah 1-5 dari Bayern Munich. (
Arsenal terlihat tidak punya arah musim ini. (