Tontowi/Liliyana melaju ke perempat final gelaran Superseries Premier tertua di dunia itu setelah menyingkirkan pasangan Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dalam dua gim langsung 21-12, 21-13.
Di babak selanjutnya, pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu akan menghadapi wakil tuan rumah Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Pertemuan Owi/Butet dengan pasangan atlet suami-istri itu pun akan menjadi pertemuan ke-14.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partai perempat final juga menjadi kesempatan Tontowi/Liliyana membalas dendam pada Chris/Gabrielle setelah dikalahkan mereka pada All England 2016 di fase yang sama.
Di nomor ganda putra, Kevin/Markus melaju ke perempat final setelah menang dua game langsung 21-13, 21-14 atas ganda tuan rumah. Selanjutnya mereka akan ditantang pasangan unggulan empat asal China Chai Biao/Hong Wei.
"Kami punya peluang 50:50 atas mereka. Kami hanya ingin bermain dengan baik besok," ujar Markus, seperti dikutip dari situs resmi PBSI..
Pertemuan dengan Chai/Hong merupakan pertemuan keempat bagi Kevin/Marcus. Ganda putra Merah-Putih itu tercatat unggul 2-1 dalam tiga pertemuan sebelumnya.
Di nomor tunggal putra, satu-satunya wakil Indonesia tersisa di putaran final juga tersingkir. Sony Dwi Kuncoro gagal melaju ke putaran perempat final setelah kalah dari atlet Taiwan Chou Tien Chen dalam dua game langsung 13-21, 11-21.
Sementara di ganda putri, pasangan Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta juga harus pulang lebih awal setelah ditekuk ganda Jepang Naoko Fukuman/Kurumi Yanao 22-24 8-21.
Nasib yang sama juga dialami Anggia Shitta Awanda/Apriyani Rahayu. Mereka kalah dari pasangan Jepang Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto setelah bermain tiga gim, 21-14 13-21 11-21
(vws)