Mantan bek Arsenal Martin Keown pun ikut berkomentar terkait pemecatan Ranieri. Ia termasuk salah satu yang menentang pemecatan pelatih asal Italia itu.
Keown bahkan curiga Ranieri justru dikhianati orang dekatnya sendiri. Ia mengarahkan tuduhan itu kepada Shakespeare, asisten pelatih yang kini menjadi pelatih sementara di Leicester: Craig Shakespeare.
Keown yakin Shakespeare yang amat berperan di balik pemecatan Ranieri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tampak bagi saya Leicester memiliki dua staf musim ini. Ranieri dipecat dan kini pemimpin dari tim lain yang berkuasa."
Lihat juga:Leicester City Menang Dua Kali Beruntun |
Namun Keown menilai, sang asisten Ranieri itu yang justru memanfaatkan situasi keruh di dalam skuat.
"Rasanya terlihat kuat bahwa Shakespeare yang mengambil keuntungan dari situasi itu," tutur Keown.
Manajer sementara Leicester City Craig Shakespeare disebut Martin Keown memanfaatkan situasi keruh di skuat Leicester City. (Reuters / Matthew Childs) |
Selama tampuk manajer dipegang Shakespeare, Leicester meraih kemenangan beruntun dalam dua laga. Pertama menaklukkan Liverpool 3-1. Berikutnya menang atas Hull City 3-1.
"Meski ini bisa diperbaiki dengan cepat, saya pikir Leicester membutuhkan orang lain yang bisa mengambil alih dalam waktu yang lama," terang Keown. (vws)
Manajer sementara Leicester City Craig Shakespeare disebut Martin Keown memanfaatkan situasi keruh di skuat Leicester City. (Reuters / Matthew Childs)