Selain itu, kesuksesan Kevin/Marcus menaklukkan Li Junhui/Liu Yuchen juga menghadirkan sejumlah fakta menarik lainnya, yaitu:
- Gelar All England 2017 ini merupakan gelar super series/super series premier keempat sepanjang karier Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon. Pada tahun lalu, mereka jadi juara di India, Australia, dan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kevin/Marcus Tegang Jadi Juara All England |
- Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon hanya memberikan enam kali kesempatan bagi Li Junhui/Liu Yuchen untuk memimpin sepanjang laga final berlangsung. Di gim pertama Li/Liu memimpin pada angka 16-15 dan lima kali posisi memimpin yang didapat Li/Liu di gim kedua semuanya terjadi hanya di awal gim, tepatnya ketika mereka unggul 2-0 hingga 3-1.
- Sukses Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon merebut trofi All England tahun ini membuat mereka menjadi ganda putra Indonesia ke-11 yang mampu melakukannya setelah Christian Hadinata/Ade Chandra, Tjun Tjun/Johan Wahjudi, Rudy Heryanto/Hariamanto Kartono, Rudy Gunawan/Eddy Hartono, Rudy Gunawan/Bambang Suprianto, Ricky Subagdja/Rexy Mainaky, Tony Gunawan/Candra Wijaya, Tony Gunawan/Halim Haryanto, Candra Wijaya/Sigit Budiarto, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Foto: Dok. PBSIKevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon berhasil memenangkan gelar All England perdana dalam karier mereka. |
- Dalam perjalanan jadi juara All England, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon hanya kehilangan satu gim, yaitu ketika mereka menghadapi Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding dari Denmark di babak semifinal. Saat itu Kevin/Marcus kalah 19-21 di gim pertama sebelum menang 21-13, 21-17 di dua gim berikutnya.
Lihat juga:Kevin/Marcus Juara All England 2017 |
- Laga lawan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding juga jadi laga dengan durasi terlama yang dimainkan Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon di turnamen ini. Mereka menghabiskan waktu 1 jam 9 menit untuk mengalahkan pasangan Denmark tersebut. Untuk empat laga lainnya, Kevin/Marcus hanya bermain 35 menit atau kurang dari durasi tersebut.
Foto: Dok. PBSI